lorong panjang berkerikil #2
kembali aku memasuki jalan panjang itu
teringat akan semua yang telah kulalui sepanjang waktu ini
kusibakkan rambut di dahiku yang sedikit menutupi mataku
siap-siap…
bukannya aku tidak mau ditemani lagi
tapi mungkin aku kurang pandai mengikuti cara yang kamu tunjukkan padaku
jika memang kamu tak mau lagi menemaniku,
biarlah kukembali ke cara lamaku lagi
sendiri
kumasukkan kembali sandal jepit kedalam kantong plastik,
dan memulai menggunakan sepatu hak tinggi di jalan yang penuh lubang dan becek ini
kuterima semua was-was, canggung, ketakutanku, sendirian
aku tidak mau menyusahkan siapa-siapa lagi
jika sampai habis umurku, sebelum umurmu
ingatlah aku sebagai temanmu
aku bukan musuhmu.
October 9th, 2007 at 1:44 pm
Mbak Sonia, i really like your writting, this one is one of my fave
October 12th, 2007 at 7:05 pm
hey Elice,
what a pleasant surprise!
makasih ya neng komplimennya
emang kayanya aku harus mulai nulis lagi nih
November 8th, 2007 at 1:54 am
setiap ku baca tulisan2mu begitu menyentuh.. kapan di release???
November 11th, 2007 at 5:42 pm
makasih komplimenne yo Tong…
December 3rd, 2007 at 1:14 am
Dearest COniyak….
tulisanmu benar2 lagi aku alami.
Kehilangan 2 teman …..
Sedih juga, even baru mengenalnya beberapa bulan, tapi kalau dengan hati…memang agak susah.
Jadi bertemannya harus tidak dengan hati mungkin ya…:)
SUkses terus yah con,
love n miss u
–F14–
April 22nd, 2008 at 3:15 am
duh.. sonia, maaf agek sempet baca tulisan tulisan kowe.. bagus deh…
hebat emang koncoku yg satu ini…
terus berkarya ya jeng…
Salam
August 11th, 2008 at 3:07 am
makasih ya bu Lia…