Release Date: July 23rd, 2004
Pemain: Colin Farrell, Robin Wright Penn, Sissy Spacek
GENRE: Drama / Romance
Sinopsis:
This is the story of two best friends who grew up together in suburban Cleveland in the 1960s and 1970s who reunited in New York City’s East Village in the early 1980s as the core of a romantic triangle. Bobby (Farrell) is a dark, heterosexual hipster who moves in with Jonathan (Roberts), his gay best friend, only to discover that he soon falls in love with Clare (Penn), Jonathan’s eccentric and sexy roommate. As Bobby and Clare’s relationship develops, it spoils Jonathan’s plans to be the father of her baby, which creates tension in his friendship with Bobby. As the story develops, the trio forms a sort of family, moving to the upstate New York home of Jonathan’s mother, Alice (Spacek), who has had her own relationship problems with Jonathan’s father, Ned (Frewer).
They say:
I was profoundly touched by the film, but I can see why people needing a strong linear narrative might be left feeling incomplete.
The tagline doesn’t quite capture the key to the film– it’s not precisely about redefining family– I suspect the marketing folks thought that would resound with a likely target audience. (Like the Frameline GLBT Film Festival in SF.) To me it’s about the need to belong– to find a place in this world and then take that ride. The struggle is to find equilibrium with all the surprises that may come one’s way.
Although the movie has its share of sadnesses, there are also quiet triumphs. In an odd way, this film touches some of the same chords as the far more eccentric "The World According To Garp" and "Cider House Rules."
To the director’s and screenwriter’s credit, they resisted the temptation to pack too much onto the film. I found the characterizations just specific enough. Fine performances from all. Beautifully established in youth.
The film trusts both your intelligence and intuition to carry you through the trip. Don’t see this if you’re hungering for car chases!
I say:
Film yang aneh … mungkin begitu komentar Tora Sudiro kalo nonton film ini.
cerita yang dimulai dengan suatu keluarga yang memiliki dua anak laki-laki, sang kakak dan adik. Sang kakak yang begitu sayang dengan adik membawanya kesebuah tanah pekuburan yang tidak jauh dari rumah mereka. Dan disitulah pertama kali sang adik merasakan ‘high’.
Ironis suatu ketika sang kakak pada malam hari menabrak pintu dorong kaca, sewaktu terlalu semangat berlari memasuki rumah. Dan sudah pasti diketahui, bahwa sang kakak mati (awal cerita yang aneh).
Akhirnya sang adik - sang bakal Colin Farell bersahabat dekat dengan seorang laki-laki teman sekolahnya, yang akhirnya suatu malam mereka sewaktu tidur bersama saling meraba - ya, saling meraba - genital masing-masing di bawah selimut (pertengahan cerita yang aneh juga - palagi kalo ngeliat tampang temannya yang keenakan… hiii)
Cerita singkatnya, kalau Bobby karakter yang dimainkan oleh Farell) adalah seorang yang sangat lembut dan disukai banyak orang, dijauhi oleh Jonathan karena cemburu (Roberts) Bobby berhasil mendapatkan perhatian dari orang tua Jonathan. Jonathan akhirnya pindah kota. Sampai suatu ketika mereka dewasa, Bobby menyusul Jonathan setelah beberapa tahun kemudian.
Jonathan yang akhirnya tumbuh gay bersahabat dengan Clare (Penn), dan terjadilah persahabatan yang unik diantara ketiganya. Clare yang straight, Bobby yang bisex, dan Jonathan yang gay, berkeputusan untuk pindah kesuatu lingkungan yang ramah dan mau menerima mereka tinggal satu rumah. Cinta segitiga yang menjadi "A funny family", kalo nggak salah disebut oleh Clare mengenai mereka.
Mereka berbahagia menjalani hidupnya sebagai keluarga yang aneh, sampai akhirnya Clare merasa bahwa walaupun mereka hidup dengan keanehan mereka, dia tetap mengingnkan kehidupan yang normal, dan pergilah Clare meninggalkan Bobby dan Jonathan.
Jika anda bosan menonton cerita drama yang biasa-biasa saja, mungkin anda akan tertarik menonton film ini. Hal yang tidak biasa akan anda bisa temukan di film ini, dan merasakan bagimana hangatnya cinta dibagi di antara ketiga orang aneh ini. Iya, film yang aneh.
must see dalam rangka:
seru 3/5
berpikir 2/5
terharu 2/5
jijay bajaj 1/5
sumber yang dipakai: IMDb & Yahoo Movies